Video Bapak dengan Tenggorokan Berlubang Menjadi Viral

Video Bapak dengan Tenggorokan Berlubang Menjadi Viral

Sebuah video seoarang bapak dengan tenggorokan berlubang mendadak viral. Video yang berasal dari pesan berantai di Whatsapp ini memperlihatkan seorang Bapak mengalami kaker tenggorokan.

Dalam video tersebut, perekam menjelaskan jika video yang diambil adalah nyata, leher si Bapak yang berlubang disebabkan oleh bekas operasi karena si Bapak terkena kanker akibat seringnya menghisap rokok. Dalam video itu, si Bapak juga terlihat mendekatkan sebuah alat ke lehernya. Alhasil suara yang keluar terdengar tidak seperti suara pada umumnya.

Dilansir kompas.com, Dokter Tri Juda Airlangga Staf Pengajar Departemen Teliga Hidung Tenggorokan FKUI-RSCM. Menurutnya bapak dalam video yang beredar tersebut berbicara dengan alat yang dinamakan dengan elektrolaring. “Merokok bukan menghilangkan pita suara tapi bisa mengakibatkan kanker pita suara atau laryngeal cancer,” ujarnya.

Sementara itu, dr. Fikry Hamdan Yasin, Sp. THT-KL (K) dari RS. Cipto Mangunkusumo (RSCM) juga menyampaikan jika Bapak tersebut kehilangan suara karena organ pita suaranya sudah dioperasi. Dokter Fikry juga menyebut rokok memang merupakan salah satu factor yang menyebabkan resiko timbulnya tumor ganas pada laring atau pita suara.

Ia juga menyampaikan penanganan pada kasus seperti ini dilakukan dengan cara operasi dan pembentukan lubang. Ia menyampaikan, hal itu karena penyakit ini mengenai pita suara sehingga pasien sulit bernafas. Lubang (stoma) merupakan tempat masuknya udara menuju paru-paru.

Baca Juga: Manfaat Olahraga Lari Sangat Banyak, Salah Satunya dapat Menyehatkan Mental

Risiko merokok Saat ditanya selain rokok, adakah penyakit lain yang berisiko menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan pita suaranya, Dokter Fikry menyebut terdapat beberapa penyebab. Dia adalah terinfeksi human papiloma virus (HPV), kecanduan alkohol serta paparan asbes dalam jangka waktu yang lama.

Kanker laring ditandai dengan gejala suara serak, suara yang tiba-tiba hilang setelah banyak bicara atau menelan makanan, serta adanya gangguan di pita suara dan bagian sekitarnya.

Bahkan, risiko penyakit ini bukan hanya pada mereka yang merokok aktif, namun juga pada mereka yang merupakan perokok pasif. Hal ini disebabkan karena asap rokok yang memiliki sifat panas, jadi saat masuk ke dalam mulut dan mengenai pita suara akan tertimbun dan menimbulkan plak. Plak ini semakin lama akan melebar, kemudian melukai bagian pita suara.

Mengenal Lebih Jauh Tentang Kanker Laring

 tenggorokan berlubang
Sumber: ahlinyaterapikanker.com

Kanker laring adalah kanker langka ketika sel-sel ganas tumbuh pada laring (kotak suara). Laring adalah bagian dari sistem pernapasan, berbentuk seperti tabung yang terhubung ke bagian atas batang tenggorokan (trakea) yang berfungsi sebagai jalur udara menuju paru-paru.

Sementara pita suara adalah 2 pita otot di tengah laring yang membuat suara dan membantu untuk berbicara. Pangkal tenggorokan membantu makanan dan minuman tidak masuk ke dalam batang tenggorokan agar tidak menyebabkan tersedak. Pangkal tenggorokan berfungsi untuk bernapas, menelan, dan berbicara.

Baca Juga: Garap Skripsi Tujuh Hari Tujuh Malam, Mahasiswa Ini Meninggal Tragis

Sel-sel dalam laring terkadang berubah dan tidak lagi tumbuh atau berperilaku normal. Perubahan ini dapat menyebabkan kondisi kanker jinak seperti radang tenggorokan kronis dan nodul pita suara. Juga dapat menyebabkan tumor non-kanker seperti polip pita suara dan papilomatosis laring.

Perubahan pada sel-sel laring juga dapat menyebabkan pra-kanker. Sel-sel abnormal belum menjadi kanker tetapi sangat mungkin menjadi kanker. Kondisi pra-kanker laring yang paling umum adalah displasia.

Penyebab Kanker Laring

Penyebab kanker laring yang menyebabkan tenggorokan berlubang
Sumber: halodoc.com

Kanker tenggorokan tumbuh ketika sel-sel sehat mengalami kerusakan dan mulai tumbuh berlebihan. Sel-sel ini kemudian akan berubah menjadi tumor. Seperti yang telah disebutkan di atas, kanker laring adalah tumor yang berasal dari laring atau kotak suara. Mutasi yang merusak sel-sel di laring kebanyakan disebabkan oleh merokok.

Kanker laring juga dapat terjadi karena beberapa faktor risiko seperti berikut ini:

Merokok

Merokok adalah faktor risiko utama yang yang menjadi penyebab kanker laring. Semakin banyak merokok dan semakin lama menjadi perokok, semakin besar pula risiko terkena kanker laring. Orang yang masih merokok setelah perawatan kanker laring memiliki risiko lebih besar terkena kanker kepala dan leher daripada orang yang berhenti merokok.

Risiko kanker laring juga lebih tinggi pada perokok pasif yang terpapar asap rokok orang lain. Semakin banyak terpapar asap rokok, semakin besar risikonya.

Alkohol

Seperti merokok, orang yang terus minum banyak alkohol setelah perawatan untuk kanker laring memiliki risiko lebih besar terkena kanker kepala dan leher daripada orang yang berhenti minum.

 

Firda Salim
Firda Salim
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *