Reynhard Sinaga Divonis Seumur Hidup di Inggris atas Kasus Pemerkosaan

0
32
Reynhard Sinaga Divonis Seumur Hidup di Inggris atas Kasus Pemerkosaan
Sumber: bbc.com
Advertisement

Reynhard Sinaga seorang Warga Negara Indonesia (WNI) divonis penjara seumur hidup atas kasus pemerkosaan yang menjeratnya di Manchester, Inggris. Hakim Suzanne Goddard menggambarkan Reynhard sebagai sosok predator dalam kasus perkosaan ‘terbesar’ dalam sejarah Inggris.

Ia terbukti bersalah atas pemerkosaan yang dilakukannya kepada 48 korban sejak 1 Januari 2015 hingga 2 Juni 2017 silam. Bahkan pihak kepolisian memperkirakan jika korban dari Reyhard Sinaga lebih dari 195 laki-laki dalam kurun waktu 2,5 tahun.

Reynhard dinyatakan bersalah atas pelecehan seksual yang ia lakukan sebanyak 159 kali, termasuk 136 di antaranya pemerkosaan di apartemennya di pusat kota Manchester. Dalam persidangan, Reynhard mengatakan hubungan seksual yang dilakukan atas dasar suka sama suka. Ia mengklaim para korban menikmati fantasi seksual yang dilakukannya.

Advertisement

Baca Juga: Seorang Wanita Korban Multilasi Ditemukan Di Lemari Pendingin

Berbanding terbalik dengan pernyataan Reynhard, para korban mengaku jika mereka diperkosa usai dibawa ke apartemennya dan diberi minuman beralkohol yang telah dicampur obat bius. Dalam persidangan, Jaksa Penutut lan Simkin mengungkapkan korban perkosaan mengalami trauma mendalam dan sebagian mencoba bunuh diri.

“Saya berada di titik di mana saya merasa hidup terasa sangat buruk. Kejadian ini mungkin mimpi terburuk yang menjadi kenyataan dalam hidup saya,” ujar seorang korban dalam pernyataan yang dibacakan di sela sidang.

Melansir The Guardian, Reynhard diketahui memerkosa beberapa kali sejumlah korbannya dan memfilmkan menggunakan dua ponsel selulernya. Kepolisian Manchester Raya menyatakan 48 korban dari empat persidangan terpisah, berusia antara 17 tahun sampai 36 tahun.

Pada Desember 2019  telah dilakukan persidangan di Manchester Crown Court yang merupakan sidang tahap empat atas 13 korban dengan 30 dakwaan perkosaan dan dua serangan seksual. Sidang tahap pertama digelar pada 1 Juni hingga 10 Juli 2018 dengan 13 korban. Sidang tahap kedua pada 1 April sampai 7 Mei 2019 dengan 12 korban, dan tahap ketiga pada 16 September sampai 4 Oktober 2019 dengan 10 korban.

Media Inggris Sebut Reynhard Sinaga Predator Seks

Media Inggris Sebut Reynhard Sinaga Predator Seks
Sumber: bbc.com

Dihimpun kompas.com, hampir semua media Inggris menggambarkan Reynhard Sinaga sebagai pemerkosa berantai terbesar di Inggris. The Guardian menurunkan beberapa artikel, di antaranya bahwa Reynhard berpura-pura membantu korban sebelum menjebak mereka dengan memberi obat bius dan kemudian memerkosa atau melakukan serangan seksual.

Dalam artikel lain, The Guardian menurunkan judul “Reynhard Sinaga dihukum seumur hidup karena memerkosa puluhan pria di Manchester”. Koran sore The Evening Standard memilih berita dengan judul “Reynhard Sinaga terungkap sebagai pemerkosa terbesar di Inggris, mendekam di penjara minimum 30 tahun karena lakukan serangan terhadap 48 pria”.

Dalam berita ini, terdapat kolom khusus yang memuat bagaimana tindakan Reynhard akhirnya terbongkar. Korban yang juga pemain rugbi inilah yang melapor ke polisi sehingga aksi Reynhard bisa diselidiki.

Baca Juga: Gadis 10 Tahun Hamil Diperkosa Kakak Sendiri

Korban Menggambarkan Reynhard Seperti Peter Pan

Korban Menggambarkan Reynhard Seperti Peter Pan
Sumber: newshub.co.nz

Salah seorang korban ini menggambarkan Reynhard sebagai oang bersahabat dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan perilakunya. Korban juga mengungkapkan jika Reynhard memberinya cairan minuman berwarna merah dan minuman tak berwarna. Setelah itu, katanya, ia tak ingat sama sekali. Beberapa jam kemudian, ia terbangun ketika Reynhard menidurinya.

Dilansir media Inggris lainnya, The Mirror mengutip jika ada seorang perempuan yang mengenalnya hingga tahun 2013. Perempuan ini mengungkapkan bahwa Reynhard seperti Peter Pan karena wajahnya terlihat lebih muda dari usianya. Ia juga menambahkan bahwa Reynhard adalah sosok yang narsistik dan naif.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, Reynhard Sinaga seorang Warga Negara Indonesia (WNI) divonis penjara seumur hidup atas kasus yang peemerkosaan yang menjeratnya di Manchester, Inggris. Hakim Suzanne Goddard menggambarkan Reynhard sebagai sosok predator dalam kasus perkosaan ‘terbesar’ dalam sejarah Inggris.

Advertisement
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.