Polisi Memburu Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Di Medan

Bom bunuhdiri di polrestabes Medan

Polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penggeledehan kediaman Rabbial Muslim Nasution, pelaku bom bunuh diri di medan, tepatnya di Polrestabes Medan. Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menuturkan bahwa saat ini Ia dan timnya sedang memburu guru  ngaji pelaku.

“Kita juga menggeledah yang selama ini diduga memberikan pengajian pada si pelaku, yang diduga sebagai imamnya. Masih dalam pengejaran, namun kita sudah bisa mengantongi identitasnya yang diduga imam,” kata Mardiaz.

Pihaknya juga sudah mengantongi identitas guru ngaji pelaku. Namun Mardiaz belum bisa memberitahu siapa orang tersebut. Sedangkan dari hasil penggeledahan dirumah pelaku bom bunuh diri, polisi menemukan beberapa alat bukti. Di antaranya, busur dan anak panah serta sebuah pipa.

Merdiaz memastikan bahwa kondisi Kota Medan sudah kondusif pasca ledakan di Polrestabes Medan. Pengamanan juga ditingkatkan khususnya di kantor-kantor kepolisian. Bom di Polrestabes Medan ini terjadi pada pukul 08.45 WIB. Akibat peristiwa itu 6 orang mengalami luka-luka dan 4 kendaraan rusak.

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Sedang Diburu

Polisi Memburu Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Di Medan

Dilangsir dari detik.com, polisi melakukan penggeledahan rumah di Jalan Jangka setelah bom bunuh diri meledak di Polrestabes Medan. Rumah tersebut diduga tempat tinggal dari Rabbial Muslim Nasution pelaku bom bunuh diri.

Baca Juga: Terjadi Ledakan di Monas, 2 Anggota TNI Terluka

Warga juga nampak berkumpul di depan rumah untuk melihat polisi yang melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan dirumah pelaku bom bunuh diri, polisi meenemukan beberapa alat bukti. Di antaranya, busur dan anak panah serta sebuah pipa.

Pihak kepolisian mengatakan pelaku diduga mengenakan jaket ojek online saat masuk Polrestabes Medan. Pelaku mengaku hendak mengurus SKCK dan sempat digeledah polisi karena gerak-geriknya yang mencurigakan.

“Ditegur oleh anggota, ‘Mau ke mana, Pak?’ ‘Mau urus SKCK.’ Buka jaket, dibuka, bawa tas apa isinya, nggak ada apa-apa. Digeledah tidak ada benda mencurigakan. Itu di luar Polres,” kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Tatan Dirsan Atmaja (13/11).

Polisi mengamankan sejumlah peluru saat menggeledah sepeda motor yang milik pelaku bom bunuh diri di Medan. Motor milik Rabbial Muslim Nasution sebelumnya diperiksa tim penjinak bom Polda Sumut.

Bom bunuh diri di Polrestabes Medan
Sumber: Kompas.com

Wakapolda Sumut Brigjen Mardiaz Kusin Dwihananto di RS Bhayangkara Medan memaparkan bahwa terdapat celana pendek, senter kepala, jam tangan, beberapa peluru kaliber 22 dalam penggeledahan sepeda motor milik pelaku. Ia juga menyerukan agar masyarakat jangan takut, dan  memberikan informasi jika ada di wilayahnya ditemukan orang-orang yang mencurigakan.

Baca Juga: Ditunggu Orangtua, Calon Sarjana Ini Tewas Saat Hendak Berangkat Wisuda

Bom rakitan yang diledakkan di Mapolrestabes Medan terdiri atas sejumlah komponen seperti baterai, pelat besi, juga paku. Material bom ini tersebar di depan kantin ruang pengurusan SKCK Mapolrestabes Medan.

Pelaku, yang menggunakan atribut ojek online dan mengaku hendak mengurus SKCK, sempat digeledah polisi sebelum masuk Polrestabes Medan. Penggeledahan dilakukan karena gerak-geriknya mencurigakan.

Pasca ledakan terjadi, polisi memeriksa sejumlah saksi dan melakukan penggeledehan kediaman Rabbial Muslim Nasution, pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Polrestabes Medan. Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menuturkan bahwa saat ini Ia dan timnya sedang memburu guru ngaji pelaku.

Firda Salim
Firda Salim
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *