Kronologi Penangkapan Pria Diduga Pengedar Narkoba yang Terekam CCTV

dijebak oknum polisi

Jagat media sosial lagi-lagi digemparkan oleh rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang pemuda yang di duga pengedar narkoba ditangkap dan ditodong menggunakan senjata api bersama dua orang lainnya. Peristiwa itu terjadi di Kalideres, Jakarta Barat Kamis lalu.

Dilangsir dari tribunnews, Kapolsek Cengkareng Kompol Khoiri membenarkan adanya penangkapan tersebut oleh anggotanya. Ia menjelaskan bahwa anggotanya sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku pengedar narkoba di wilayah Tegal Alur, Kalideres Jakarta Barat Kamis (7/11/2019). Hal itu dilakukan karena menurut informasi kawasan tersebut kerap terjadi transaksi narkoba.

Dalam rekaman CCTV petugas tersebut menyamar sebagai orang biasa sehingga nampak hanya mengenakan kaus oblong. Kemudian, para polisi menghampiri sebuah toko yang berada di Perumahan Mutiara Taman Palem Blok B Kelurahan Cengkareng Jakarta Barat dan melakukan penangkapan pada Selasa malam.

Baca Juga: Polisi Memburu Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Di Medan

Dua anggota yang datang dengan membawa senjata pun langsung membekuk AE yang saat itu terlihat sedang bermain telepon genggam. Khoiri menambahkan, saat itu timnya sedang melakukan observasi dan ternyata memang benar barang haram tersebut yang ditemukan disana. Dan didekat lokasi tersebut ada seoarang pria yang sedang bermain handphone makanya turut diamankan.

Diduga Pengedar Narkoba, Penjaga Toko Dijebak Oknum Polisi

dijebak oknum polisi

Sumber: dream.co.idAkun Facebook Munx Guevara pada Rabu (6/11/2019) mengunggah video tersebut dengan caption yang menjelaskan jika temannya yang seorang penjaga toko dijebak oleh anggota kepolisian yang memasukkan barang haram tersebut ke dalam bungkus rokok dan temannya dipaksa memegang bungkus rokok tersebut.

Ia juga menambahkan dalam captionnya bahwa temannya tersebut sedang mencari wifi gratis dan tidak pernah menggunakan narkoba, minum-minuman keras dan merokok.

Tidak lama kemudian dua orang anggota datang dan langsung membekuk mereka. Aksi tersebut terekam CCTV toko yang kemudian viral di media sosial dan mennjadi bahan perbincangan hangat.

Baca Juga: Viral Video Jambret di Mobil, Waspada Buka Jendela Saat Macet

Salah satu anggota kepolisian membawa senjata dan menodongkan ke arah pemuda tersebut, sementara satu anggota lainnya mendorong pemuda itu ke tanah hingga dalam posisi tertelungkup.

Dalam video tersebut juga terlihat jika salah satu petugas terlihat merogoh kantong celana salah satu pemuda itu seperti mencari sesuatu. Sambil merogoh kantong pemuda tersebut, salah satu kaki pria berbaju gelap menginjak punggung sang pemuda. Video itu juga memperlihatkan salah satu pria menaruh sesuatu di tanah yang di duga barang bukti untuk menjebak pemuda yang akhirnya dibekuk oleh anggota kepolisian.

Dalam pengakuannya AE tidak kenal dua tersangka lainnya, saat dibawa ke dalam mobil untuk menuju ke kantor polisi. AE awalnya khawatir karena dirinya dibawa langsung masuk ke mobil.

Menurut AE, salah satu alasan dirinya langsung dimasukkan ke dalam mobil adalah untuk mencegahnya menghubungi komplotan lain. AE Trauma dan takut dengan polisi akibat kejadian ini. Setelah melalui proses pemeriksaan, AE langsung dibebaskan.

Baca Juga: Diduga Investasi Bodong, PT Kampoeng Kurma Dilaporkan!

Trauma yang diakibat penyergapan yang membuat dirinya takut masih menghinggap hingga kini. AE pun merasa trauma dan takut kembali ke lokasi penggerebekan. Ia masih shock dan enggan untuk ke tempat penyergapan itu lagi. Sebelumnya telah ramai dibicarakan di media sosial soal video penggerebekan seorang pemuda yang diduga menjadi korban salah tangkap polisi.

Aksi tersebut terekam CCTV toko yang kemudian viral di media sosial. Salah satu anggota kepolisian membawa senajata dan menodongkan ke arah pemuda tersebut, sementara satu anggota lainnya mendorong pemuda itu ke tanah hingga dalam posisi tertelungkup. AE korban salah tangkap trauma dan takut dengan polisi akibat kejadian ini.

Firda Salim
Firda Salim
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *