Perjuangan Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan Bayinya

0
4
Perjuangan Ibu Terinfeksi Corona Melahirkan Bayinya
Sumber: twitter.com/globaltimesnews/
Advertisement

Xiaoyan (27) penduduk asli Kota Wuhan, China harus berlapang dada ketika dirinya terinfeksi virus corona. Akan tetapi,  Xiaoyan berbeda dengan pasien virus corona lainnya karena dirinya terjangkit virus ketika tengah hamil besar. Virus corona yang ada di tubuhnya sangat membuatnya khawatir dengan keadaan bayi yang dikandungnya.

Semakin lemahnya kondisi Xiaoyang pun semakin melemah membuatnya takut jika anak pertamanya tak bisa selamat karena virus corona. Dokter pun memutuskan untuk segera menyelamatkan bayi di usia kehamilan Xiaoyang yang sudah menginjak 37 minggu dengan melakukan operasi caesar.

Dihimpun dari tribunnews, detik-detik kelahiran buah hatinya pun menjadi viral setelah dibagikan akun Twitter @globaltimesnews. Tampak dalam video singkat tersebut, tim dokter yang membantu kelahiran Xiaoyang mengenakan pakaian tertutup lengkap dengan toggle dan sarung tangan, serta masker.

Advertisement

Baca Juga: Viral Foto Perjuangan Tim Medis Tangani Pasien Virus Corona

Saat operasi berlangsung, dokter yang mengoperasi Xiaoyan sempat mengaku kesulitan karena baju pelindung yang ia kenakan untuk mencegah tertularnya virus corona. Terlebih selama proses operasi berlangsung, Xiaoyan mengalami demam tinggi dan terus menerus batuk.

Kendati demikian, bayi Xiaoyan berhasil dikeluarkan dari kandungan sang ibu dengan selamat setelah melewati satu jam operasi. Dalam video cuitan akun @globaltimesnews, dengan suara lantang, bayi Xiaoyan menangis kencang saat dikeluarkan dari plasenta sang ibu.

Khawatir Tertular Virus Corona, Sang Ibu Tidak Diperbolehkan Melihat Sang Bayi

Sang bayi yang baru saja dilahirkan dengan sigap langsung dilarikan keluar ruangan oleh perawat. Melansir Channel News Asia, bukan tanpa sebab Xiaoyan langsung dipisahkan seperti itu dengan bayinya. Ketika baru saja dilahirkan, bayi memiliki sistem imun yang masih berkembang dan belum terbentuk seperti orang dewasa.

Bayi yang baru saja lahir memiliki resiko lebih besar terinfeksi virus Corona yang berada di udara ketimbang orang dewasa. Demi menghindari hal tersebut, para dokter pun sepakat untuk langsung memisahkan Xiaoyan dan bayinya begitu operasi selesai dilakukan.

Baca Juga: Kisah Dokter Gelar Pernikahan Hanya 10 Menit, Demi Tangani Pasien Terjangkit Corona

“Tidak masalah, saya hanya ingin bayi yang saya lahirkan sehat,” ucap Xiaoyan seperti yang dikutip Tribunnews.com dari Channel News Asia.

Kini setelah melewati beberapa tes kesehatan, bayi Xiaoyan telah diserahkan pihak rumah sakit kepada anggota keluarga yang masih sehat untuk di evakuasi sehingga terhindar dari virus corona.

Advertisement
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.