Bersiaplah, STNK Berbentuk Kartu Segera Diluncurkan

Bersiaplah, STNK Berbentuk Kartu Segera Diluncurkan

STNK berbentuk kartu kabarnya segera diluncurkan oleh Korlantas Porli. STNK yang sebelumnya terdiri daru dua buah kertas nantinya akan berwujud seperti layaknya Smart Surat Izin Mengemudi (SIM), semua data kepemilikan tersimpan di dalam chip.

Direktur Registrasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Halim Pagara memberikan konfirmasinya terkait hal ini, menurutnya penggantian STNK menjadi sebuah kartu masih dalam proses pengkajian dan desainnya masih bisa berubah.

STNK elektronik ini berisi tentang informasi mengenai Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor (NRKB), nama pemilik STNK, alamat, tipe kendaraan, mode kendaraan, nomor mesin, warna dan masa berlaku STNK.

Rencananya, fungsi STNK Elektronik ini tidak hanya untuk menunjukan bukti kepemilikan kendaraan bermotor saja namun disebut-sebut akan semakin canggih karena disematkan sebuah chip yang berfungsi menyimpan seluruh data pribadi pemilik kendaraan. Tak hanya itu, STNK ini juga dapat terintegrasi dengan layanan pembayaran parkir, tol dan lain-lain.

Baca Juga: Iuran BPJS Kesehatan Resmi Naik Januari 2020, Apa Imbasnya?

Selain itu, pemilik STNK Elektronik juga bisa menyimpan saldo yang berguna untuk beragam pembayaran. seperti transaksi pembayaran pajak atau denda tilang rencanya juga dapat dibayarkan dengan STNK Elektronik ini.

Mengenal STNK

Mengenal STNK
Sumber: otomania.com

Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK, adalah tanda bukti pendaftaran dan pengesahan suatu kendaraan bermotor berdasarkan identitas dan kepemilikannya yang telah didaftar. Di Indonesia, STNK diterbitkan oleh SAMSAT, yakni tempat pelayanan penerbitan atau pengesahan STNK oleh 3 instansi: Polri, Dinas Pendapatan Provinsi, dan PT Jasa Raharja. STNK merupakan titik tolak kepemilikan yang sah atas sebuah kendaraan bermotor.

STNK ini berisi identitas kepemilikan nomor polisi, nama pemilik, alamat pemilik) dan identitas kendaraan bermotor (merk/tipe, jenis/model, tahun pembuatan, tahun perakitan, isi silinder, warna, nomor rangka atau NIK, nomor mesin, nomor BPKB, warna TNKB, bahan bakar, kode lokasi, dsb).

Baca Juga: Viral Video Jambret Mobil, Waspada Buka Jendela Saat Macet

Nomor polisi dan masa berlaku yang tertera dalam STNK kemudian dicetak pada plat nomor untuk dipasang pada kendaraan bermotor bersangkutan. Masa berlaku STNK adalah 5 tahun, dan setiap perpanjangan STNK, kendaraan diharuskan untuk cek fisik, yakni pengecekan nomor rangka dan nomor mesin kendaraan yang dikeluarkan Satuan Lalu Lintas Polri.

Keunggulan dan kelemahan STNK Elektronik

Keunggulan dan kelemahan STNK Elektronik
Sumber: detik.com

Dilangsir detik.com, Korlantas Polri tengah mengkaji perubahan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dari bentuk lembaran surat menajadi sebuah kartu. STNK Elektronik ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya tidak mudah dipalsukan. Hal ini dikarenakan STNK Elektronik memiliki karakteristik dan fitur kemamanan yang mutakhir.

Selain itu, STNK Elektronik ini memiliki ketahanan terhadap cuaca. STNK ini juga tidak mudah rusak lantaran tidak bisa dilipat seperti halnya STNK yang berbentuk surat yang digunakan saat ini.

Baca Juga: Polisi Memburu Guru Ngaji Pelaku Bom Bunuh Diri Di Medan

Selain rentan dipalsukan, STNK yang yang digunakan saat ini mudah rusak dan hilang. Pencatatan dan penyimpanan data masih dilaksanakan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama.

STNK elektronik merupakan modernisasi dalam perekaman data-data kendaraan bermotor. Sama halnya dengan Smart SIM, STNK elektronik ini dilengkapi dengan chip, yang berfungsi untuk menyimpan data-data. Selain berfungsi menyimpan data-data kendaraan, Korlantas Polri tengah mengkaji agar STNK elektronik ini juga bisa digunakan sebagai alat pembayaran elektronik.

Saat ini Polri masih akan menganggarkan dana untuk pembuatan STNK elektronik ini pada 2020. Diharapkan, STNK elektronik ini bisa diluncurkan pada awal 2021. Dengan adanya wacana mengganti STNK menjadi STNK Elektronik diharapkan pula dapat mempermudah masyarakat yang memiliki kendaraan dalam membayar pajak, memeperpanjang STNK dan lain-lainya.

Firda Salim
Firda Salim
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *