Mengenal Ikan Dori, Ciri, Kandungan dan Cara Mengolahnya.

Artikel ini terakhir di perbaharui February 4, 2020 by Yoko Widito
Mengenal Ikan Dori, Ciri, Kandungan dan Cara Mengolahnya.

Anda mungkin sering atau setidaknya sekilas mendengar tentang ikan dori. Jenis ikan yang satu ini kerapkali disamakan dengan ikan patin. Padahal, kedua ikan ini memiliki perbedaan yang mendasar. Ditambah banyaknya ikan dori yang beredar dipasaran, tidak menentukan apakah ikan tersebut merupakan asli ikan dori atau patin.

Semenjak larangan edar impor patin Vietnam dirilis per 2017, kemungkinan besar ikan dori yang selama ini Anda konsumsi adalah patin lokal jenis Jambal dan Nasutus. Namun alangkah lebih baik jika Anda lebih teliti sebelum membeli. Perbedaan dari jenis warna kulit, khususnya pada ikan dori lebih putih ketimbang patin lokal yang ada kemerahan.

Perbedaan Ikan Dori dengan Ikan Patin

Sumber: tokopedia.com

Dori atau john dory disebut ѕеbаgаі ikan kelas atas atau premium karena memiliki harga pasaran bisa mencapai ratusan ribu per kilogram. Sеdаngkаn ikan patin tentunya lebih murah dan kerap digunakan untuk olahan daging filet pengganti dori karena juga sering dan mudah ditemukan di pasar.

Baca Juga: Daftar Kuliner Semarang yang Wajib Kamu Coba

Bеbеrара restoran juga sering menawarkan menu ikan ini. Namun, уаng dihidangkan ternyata adalah patin. Alasannya tentu karena harga bahan уаng relatif lebih murah.
Untuk membedakan mana patin dan dori, berikut ciri-ciri yang dapat Anda identifikasi
sendiri :

  • Aroma
    Aroma ikan dori akan jauh lebih segar dikarenakan hidupnya di laut. Berbeda dengan patin umumnya hidup dі lumpur air tawar. Membedakan keduanya bisa dari aromanya. Bila patin yang kurang matang dalam pemasakan, kemungkinan akan tercium aroma tanah yang masih kental. Sedangkan pada ikan dori, jauh lebih segar khas aroma ikan asin air laut pada umumnya.
  • Serat
    Kаlаu dilihat dan dirasakan dаrі seratnya saat daging dibelah, dori memiliki tekstur уаng ѕаngаt lembut dibandingkan dengan patin. Daging ikan membentuk serabut kecil-kecil. Sеmеntаrа itu, serat daging pada patin tidak tеrlаlu halus. Seratnya tak sekecil ikan dori.
  • Tekstur
    Masalah tekstur, dori memiliki tekstur daging уаng lebih tebal. Ketika dimakan, maka akan lebih terasa daging yang padat serta kenyal. Sеdаngkаn daging ikan patin lebih tipis dengan tekstur lebih lembek
  • Rasa
    Dari rasa pun terlihat bagaimana kelas ikan premium, dori memiliki rasa dominan gurih dеngаn sedikit kombinasi manis. Sеdаngkаn daging patin murni gurih, serupa dеngаn rasa dari daging lele.

Manfaat Penting yang Bisa Kamu Dapatkan

Sumber: blog.kecipir.com

Kandungan pada ikan dori ternyata cukup bagus untuk kesehatan. Berikut kandungan yang terdapat pada ikan dori.

    • Tinggi protein

Jenis makanan ikan memang merupakan salah satu sumber makanan protein tinggi yang baik bagi tubuh.

Seporsi ikan dori sebanyak 150 gram setidaknya mengandung 20,6 gram protein. Angka tersebut mampu memenuhi kira-kira 40% kebutuhan protein harian tubuh. Sedangkan untuk kandungan protein pada ikan patin juga hampir setara, yaitu berkisar antara 13-18 gram per porsinya.

Protein diperlukan tubuh untuk meningkatkan sistem imun, memperbaiki sel tubuh yang rusak, dan meningkatkan massa otot.

Baca Juga: 10 Kuliner Bandung Yang Wajib Kamu Kunjungi

    • Omega-3

Ikan dori termasuk ikan yang mengandung asam omega-3 yang tinggi, meski tidak sebanyak salmon atau tuna. Asam lemak omega 3 dan turunannya seperti DHA dan EPA berperan penting untuk menjaga kesehatan jantung.

Dengan rutin makan ikan mengadung omega-3 tinggi, dapat mengurangi kadar lemak jahat dan kolesterol dalam darah. Menurut American Heart Association, mengonsumsi ikan tinggi omega 3 sebanyak 50 gram setiap seminggu sekali bisa menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Bahkan, asam lemak omega-3 juga dapat berperan untuk menjaga kesehatan otak. Asupan omega 3 per hari dari makanan sehat dilaporkan dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer dan depresi.

    • Tinggi vitamin dan mineral

Selain kaya akan kandungan protein dan omega-3, ikan ini juga mengandung beragam vitamin dan mineral penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Adapun vitamin dan mineral tersebut yaitu kalsium, vitamin D, vitamin B kompleks, fosfor, magnesium, kalium, zat besi, natrium, asam folat, zink, tembaga (copper), selenium, dan mangan.

    • Rendah kalori dan lemak

Dibandingkan dengan sumber protein hewani lainnya seperti daging ayam atau sapi, ikan termasuk makanan yang rendah kalori dan lemak jenuh. Setiap 100 gram filet ikan umumnya hanya mengandung 90 kalori. Mengonsumsi daging ikan tentu bermanfaat bagi Anda yang ingin menjalani program penurunan berat badan

Kemudain, per 100 gram fillet ikan rata-rata mengandung 4 gram lemak, tapi hanya 1 gram lemak saja yang berasal dari lemak jenuh. Sisanya merupakan lemak tidak jenuh yang justru baik untuk mengendalikan kadar kolesterol sertamenjaga kesehatan jantung.

Baca Juga: Resep Ayam Geprek Enak dan Mudah Bikinnya

Olahan Rumahan Menyehatkan

Resep Fish and chips

Resep Fish and chips
Sumber: makanajib.com

Bahan utama:

  1. 150 gram fillet ikan dori (patin jambal)
  2. 300 gram tepung terigu
  3. ½ sendok teh garam
  4. ½ sendok teh lada
  5. 1 cangkir air
  6. ½ buah lemon yang diperas
  7. 250 gram minyak goreng

Bahan untuk membuat saus lemon:

  1. ½ buah jeruk lemon
  2. 1 botol mayonaise
  3. 2 siung bawang putih
  4. Seledri secukupnya yang sudah dicacah halus

Bahan tambahan:

  1. 50 gram kentang dipotong kecil
  2. 50 gram brokoli

Membuat saus tartar

  1. Campurkan semua bahan seperti mayonaise, perasan lemon, garam, lada, bawang putih dan seledri
  2. Panaskan 1 sendok teh minyak. Tambahkan sedikit air lalu aduk rata hingga mengental

Cara memasak ikan dori

  1. Campurkan bahannya seperti 150 gram tepung, garam, lada, lemon dan 1/2 cangkir air.
  2. Masukkan ikan dori yang telah dibersihkan kemudian direndam ke dalam adonan basa
  3. Masukkan ikan dori yang sudah dilapisi adonan basah ke dalam wadah berisi 150 gram
  4. tepung kering. Balur ikan dengan tepung kering, bolak balik potongan ikan agar tepung kering menempel dan merata.
  5. Goreng hingga berubah kuning kecoklatan, angkat serta tiriskan.
  6. Rebus brokoli dan kentang hi matang, sajikan di samping ikan dan saus tartar

Baca Juga: 10 Makanan Malang ini Enak Disantap saat Malam Hari

Ikan dori asam manis

Ikan dori asam manis
Sumber: idntimes.com

Bahan utama

  1. 150 gram fillet daging ikan dori
  2. 1 cangkir tepung terigu
  3. ½ sendok teh lada
  4. ½ sendok teh garam
  5. 2 butir telur
  6. Minyak 250 ml

Bahan pembuatan saus asam manis:

  1. 5 sendok makan saus tomat
  2. 1 sendok makan saus tiram
  3. 1 sendok makan gula
  4. ½ sendok teh garam
  5. ½ sendok teh lada
  6. 3 butir bawang putih digeprek
  7. 2 butir bawang merah digeprek
  8. ½ buah bawang bombay yang sudah dipotong kasar
  9. 5 buah cabai merah keriting, potong serong

Baca Juga: 5 Cara Membuat Es Krim Enak dan Sederhana Tanpa Alat

Cara memasak ikan dori asam manis

  1. Panaskan wajan kemudian tuangkan minyak.
  2. Potong bentuk dadu ikan.
  3. Campurkan setengah cangkir tepung, lada dan garam.
  4. Pecahkan telur dan dikocok.
  5. Masukkan ikan ke dalam adonan tepung, kemudian masukkan ke dalam adonan telur, setelah itu masukkan lagi ke dalam adonan tepung kering.
  6. Goreng ikan ke dalam minyak panas, tunggu hingga warna berubah kuning keemasan.
  7. Angkat ikan pada wajan dan tiriskan.
  8. Panaskan wajan kembali, tambahkan lagi minyak goreng sebanyak 3 sendok makan.
  9. Masukkan bawang merah, bawang putih dan bawang bombay kemudian dioseng-oseng hingga harum.
  10. Lalu masukkan cabai merah dan saus tiram. Aduk hingga merata.
  11. Kemudian masukkan saus tomat, gula dan garam, aduk hingga hampir mendidih.
  12. Masukkan ikan yang telah digoreng. Aduk hingga rata dan siap disajikan.
Wahyu Aji
Kontributor artikel berbagai situs dan blog. Temukan saya pada Kompasiana, IDNTimes, Hipwee dan GeoTimes.