Aturan Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Benar

Artikel ini terakhir di perbaharui January 29, 2020 by Yoko Widito
Aturan Cara Menulis Daftar Pustaka Yang Benar

Daftar pustaka tak sembarangan dibuatnya. Ada beberapa aturan dan cara yang harus ditaati ketika menulis daftar pustaka. Umumnya beberapa negara memiliki dasarnya masing-masing. Pada kesempatan kali kami akan membantu kamu yang kini sedang ada tekanan karena tugas akhir.

Setiap kamu mengutip sebuah informasi, data, pernyataan dari suatu jurnal, buku, ataupun laman internet, tentu saja ada yang namanya jejak pustaka dari kutipan tersebut. Biasanya selain sitasi yang ada setelah akhir paragraf atau kalimat, pustaka juga dimasukkan di halaman akhir sebuah karya ilmiah.

Halaman tersebut memuat khusus sumber yang kamu cantumkan dalam karya ilmiah. Berikut ini adalah cara menulis daftar pustaka yang benar

Baca Juga: 6 Cara Jitu Untuk Merebut Suami Orang

Tujuan Daftar Pustaka

Sumber: shutterstock.com

Seperti yang kita ketahui sebelumnya, bahwa daftar pustaka ada untuk menjadi rujukan dan tambahan bagi karya ilmiah. Adanya daftar pustaka membuat karya ilmiah yang disusun oleh seseorang lebih otentik dan tidak mengada-ngada.

Adapun beberapa tujuan dari daftar pustaka itu sendiri adalah sebagai berikut :

Penunjang keaslian dan keabsahan informasi atau data pada karya ilmiah. Sumber yang seringkali tercantum, khususnya pada lembaran isi biasanya hanya berupa nama dan tahun. Dari sitasi itulah yang akan menjadi rujukan ke daftar pustaka. Sumber yang tercantum pada daftar pustaka nantinya bisa menjadi sebuah bukti mengenai informasi atau data yang kamu ambil.

Membantu orang lain untuk mendapatkan referensi. Pencantuman daftar pustaka yang berupa sumber baik berupa buku ataupun jurnal, dapat menjadi penambah referensi seseorang yang ingin mendapatkan informasi lebih. Terkait dengan karya ilmiah yang bersangkutan, hal tersebut mampu dijadikan sumber bagi setiap orang untuk menghasilkan karya ilmiah lainnya yang didapatkan dari daftar pustaka yang telah ada.

Baca Juga: Cara Mudah Membuat Slime, Semua Orang Pasti Bisa!

Penulisan Daftar Pustaka

Sumber: staf.org

Secara umum biasanya ada beberapa komponen penting dari daftar pustaka yang mengacu pada sumber utama dan selalu ada. Seperti nama, tahun, judul jurnal/buku, penerbit, dan kota. Komponen tersebut adalah dasar yang selalu ada dan biasanya lengkap pada sebuah sumber.

Menulis daftar pustaka tidak asal-asalan. Ada kaidah-kaidah yang mesti ditaati agar daftar pustaka dari karya tulis benar-benar terlihat menyakinkan.

Umumnya inilah contoh salah satu format daftar pustaka yang bersumber dari buku :

Manna, A.H., dan Putra Dani. 1998. Metode Pembelajaran Untuk Chef. Jakarta: Bentang Alam Nusantara.

Baca Juga: 6 Jenis Ikan Hias Berwarna Cantik nan Unik

Aturan Penulisan

Nama

Nama penulis atau pengarang, harus dibalik dan dipisah dengan tanda koma. Caranya adalah nama terakhir diletakkan di depan, kemudian pisahkan dengan tanda koma (,) baru nama awal hingga nama tengah setelahnya.

Contoh:

Dari Buku : Maman Suherman

Daftar Pustaka : Suherman, Maman

Bila ada dua penulis, maka penulis terakhir atau kedua, yang namanya dipisahkan kemudian dilanjutkan dengan nama awalnya kemudian nama penulis pertama tanpa dipisah koma.

Contoh :

Dari : Putra Dani dan A.H. Manna

Daftar Pustaka : Manna, A.H., dan Putra Dani.

Jika terdapat lebih dari dua penulis atau banyak, bisa ditulis nama penulis pertama saja kemudian tinggal ditambahkan dkk.

Contoh:

Dari : Bambang Sutedjo, Arham Syah, Muhammad Jefri, Khusnul Hatimah

Daftar Pustaka : Sutedjo, Bambang dkk

Harap diingat, kamu tak perlu mencantumkan gelar atau predikat apapun dari penulis jika akan dituliskan di daftar pustaka.

Urutan Penulisan

Adapun urutan penulisan daftar pustaka umumnya adalah : Nama. Tahun. Judul. Kota penerbit. Nama penerbit.

Contoh :

Prasetyono, ND. 2012. Bedah Lengkap Grafologi. Yogyakarta: Diva Press

Biasanya untuk penulisan judul buku akan ditulis dengan format italic atau miring.

Baca Juga: 12 Cara Menghilangkan Bau Kaki Dengan Bahan alami

Cara penulisan daftar pustaka dari berbagai sumber

Pencantuman informasi pada karya ilmiah tidak hanya bersumber pada buku saja, tetapi juga bisa dari jurnal, internet hingga koran. Sehingga ada beberapa perbedaan penulisan berdasar sumber yang diambil.

Penulisan daftar pustaka dari buku

Rowling, JK. 2012. Keragaman Santet Nusantara. Jakarta: Gramedia

Penulisan daftar pustaka dari jurnal

Kalidjernih FK. 2011. Some notes on the relationship between language use and moral character: a case of linguistic corruption in Indonesian. Linguistik Indonesia. 29(2):167-184

Penulisan daftar pustaka dari internet

Christie, Ayoni. 2018. Cara Menghadapi Centang Biru WA Secara Tenang. https://www.inagloss.com/tips/cara-menghadapi-centang-biru-wa-secara-tenang (akses 22 Januari 2019)

Harap diingat sebelum mengambil sumber dari internet untuk selalu mengecek keasliannya dan pilih sumber terpercaya.

Penulisan daftar pustaka dari skripsi, tesis atau disertasi

Marina. 2013. Pengaruh WA Story Sebagai Dorongan Untuk Melakukan Komunikasi. [skripsi]. Yogyakarta (ID): Universitas Gadjah Mada

Penulisan daftar pustaka dari koran

Salmon, K. 2016. Kabarkita. Get It Covered – Modeling Standard Of Cover with ArcGIS Network Analyst 9.2. ArcUser Magazine, October-December, 2006, pp. 48-53.

Baca Juga: 5 Cara Membuat Es Krim Enak dan Sederhana Tanpa Alat

Aplikasi Untuk Memudahkan Penulisan Daftar Pustaka

Sumber: hariaspriyono.com

Sekarang kamu dapat sangat mudah untuk menemukan sumber dari data yang kamu cantumkan di karya ilmiah. Ada beberapa cara otomatis dan aplikasi yang berguna untuk membantu kamu menyelesaikan penulisan daftar pustaka.

Salah satu aplikasi tersebut adalah Mendeley. Aplikasi yang satu ini sudah sangat sering dan direkomendasikan oleh para akademisi sebagai alat yang mampu membantu penulisan karya ilmiah mereka. Mendeley juga mampu merangkum sumber yang kamu unduh dan otomatis akan membuatkan daftar pustaka di file karya ilmiah sesuai dengan aturan baku.

Fitur Khusus Word untuk penulisan daftar pustaka

Kamu dapat menemukannya pada tab Ribbon References > Manage Sources dan akan timbul jendela baru. Kemudian jika ingin menambah sumber baru, tinggal klik create source.

Demikian cara menulis daftar pustaka yang benar sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga artikel ini bisa membantu kamu yang sedang menyelesaikan tugas akhir ya.

Wahyu Aji
Kontributor artikel berbagai situs dan blog. Temukan saya pada Kompasiana, IDNTimes, Hipwee dan GeoTimes.