Kisah Dokter Nikah 10 Menit, Demi Pasien Corona

Artikel ini terakhir di perbaharui November 12, 2020 by InaGloss
Kisah Dokter Nikah 10 Menit, Demi Pasien Corona
Sumber: chinatimes.com

Kisah haru kembali datang ditengah semakin merebaknya virus corona. Seorang dokter asal China menggelar pernikahan hanya dalam waktu 10 menit agar bisa segera menangani pasien yang terjangkit Corona. Kisah ini menjadi viral di media sosial.

Seperti dilansir dari tribunnews.com, virus corona ternyata berasal dari Pasar Seafood Huanan di Wuhan. Berawal dari pasar tersebut, virus itu pun langsung menyebar dengan cepat. Diketahui, Pemerintah China telah mengisolasi Provinsi Hubei dan kota Wuhan agar virus Corona tidak menyebar lebih luas lagi.

Tenaga medis dikerahkan untuk menangani para pasien yang terjangkit virus Corona. Bahkan, ada seorang dokter yang hanya butuh waktu 10 menit saja untuk menggelar pernikahannya. Padahal, pernikahan pada umumnya digelar hingga seharian penuh, terutama untuk pernikahan adat Tionghoa. 

Baca Juga: Momen Mengharukan Balita Korban Virus Corona Minta Dipeluk Ayahnya

Pernikahan 10 Menit, Demi Pasien Virus Corona

Gelar Pernikahan Hanya 10 Menit
Sumber: skynews.com

Dilansir dari World of Buzz dan China Times, pasangan dari Heze, Shandong melangsungkan pernikahan hanya dalam waktu 10 menit. Pernikahan itu diadakan pada 30 Januari 2020 lalu dan dihadiri 5 orang. Lima orang tersebut antara lain adalah pasangan yang menikah, orangtua, dan penghulu. 

Alasan dokter tersebut melangsungkan pernikahan dalam waktu yang singkat dikarenakan wabah virus Wuhan yang kini tengah merebak. Staf medis mencoba sekuat tenaga menangani pasien di rumah sakit. Mereka bahkan rela mengesampingkan kepentingan mereka sendiri.

Dokter tersebut harus segera kembali bekerja ke Jinan dan bahkan tak punya waktu untuk makan bersama istrinya. Ia mengatakan bahwa mereka telah menetapkan tanggal pernikahan pada 31 Januari, tetapi karena wabah Corona, mereka sempat ingin menunda pernikahan

Namun, orang tua mengungkapkan bahwa tidak baik menunda pernikahan, sehingga pasangan itu memutuskan untuk mengadakan pernikahan secara sederhana. Mereka juga memilih untuk tidak mengundang kerabat atau teman untuk mengurangi risiko infeksi.

Pengantin wanita mengaku tak keberatan sama sekali dengan pernikahan tersebut. Ia mengatakan bahwa hal terpenting sekarang adalah membiarkan suaminya kembali bekerja dengan tenang. 

Baca Juga: Viral Gadis Berhijab Jatuh dan Meninggal Saat Belanja Diduga Virus Corona, Ini Faktanya

Sebelumnya kisah seorang perawat bernama Shan Xia rela memangkas habis rambutnya demi membantu menangani para pasien viral di jagat maya. Hal ini dilakukan karena jumlah pasien yang terus bertambah setiap harinya, staf medis pun merasa kewalahan. Banyaknya pasien disebut tidak sebanding dengan jumlah para staf medis yang ada.

Guna mencegah penyebaran virus,  Shan Xia pun memiliki ide yang tak biasa untuk menunjang pekerjaannya. Ia memutuskan memangkas habis rambutnya hingga botak pada 27 Januari 2020 lalu. Hal itu ia lakukan untuk membantunya mempermudah pekerjaannya dalam menangani pasien yang terkena virus Corona. 

Memotong rambutnya hingga botak dapat membantunya menghemat waktu saat mengenakan serta melepas pakaian pelindung. Tak hanya itu saja, ia juga memiliki alasan lain mengapa ia memutuskan untuk memangkas habis rambutnya.

 

Firda Salim
Firda Salim adalah lulusan Ilmu Jurnalistik, dengan pengalaman menjadi jurnalis di media lokal dan saat ini aktif menulis di berbagai website di Indonesia.